MAKNA SIMBOLIK LOGO FACEBOOK

MAKNA SIMBOLIK LOGO FACEBOOK
Andrian Risadi

Facebook adalah salah satu sosial media yang paling banyak digunakan oleh kids zaman now. Sosial media ini menawarkan banyak fitur yang menarik hingga banyak kawula muda yang tertarik dan ketagihan menggunakan sosial media ini. Namun, apakah anda pernah menulusuri apa yang terkandung di balik logo Facebook yang berbentuk kotak berwarna biru dan ada huruf f?
Sebelum itu, saya akan menerangkan landasan teori apa saja yang dapat menjelaskan makna simbolik dari logo Facebook. Charles Peirce, tokoh semiotika yang mengkaji bagaimana tanda-tanda yang ada di dalam masyarakat itu dapat diartikan. Menurut Peirce, simbol merupakan jenis tanda yang bersifat arbitrer dan konvensional sesuai dengan kesepakatan atau konvensi sejumlah orang atau masyarakat. Tanda-tanda kebahasaan umumnya adalah simbol-simbol yang hubungannya berdasarkan konvensi masyarakat. Simbol (symbol) berasal dari kata yunani “sym-ballein” yang berarti melemparkan bersama suatu (benda, perbuatan) dikaitkan dengan suatu ide (Hartako & Rahmanto, 1998:133). Ada pula yang menyebutkan “symbolos”, yang berarti tanda atau ciri yang memberitahukan sesuatu hal kepada seseorang (Herusanto, 2000:10).
Biasanya simbol terjadi berdasarkan metonimi (metonimy), yakni nama untuk benda lain yang berasosiasi atas yang menjadi atributnya (misalnya Si kaca mata untuk seseorang yang berkaca mata) dan metafora (methapor), yakni pemakaian kata atau ungkapan lain untuk objek atau konsep lain berdasarkan kias atau persamaan (misalnya kaki gunung, kaki meja, berdasarkan kias pada kaki manusia) (Kridalaksana, 2001:136-138).
Logo merupakan suatu bentuk gambar atau sekedar sketsa dengan arti tertentu dan mewakili suatu arti dari perusahaan, daerah, perkumpulan, produk, negara dan hal-hal lainnya yang dianggap membutuhkan hal yang singkat dan mudah diingat sebagai ganti dari nama sebenarnya. Kusrianto, Adi. (2009 : 2). John Murphy dan Michael Rowe seperti dikutip Suwardikun, (2000 :7) berpendapat bahwa: Setiap produk atau organisasi yang sukses, memiliki sendiri kepribadiannya dan kepribadian manusia yang kompleks, demikian juga kepribadian produk dan organisasi. Trademark dan logo dari produk dan organisasi adalah penampilan dari penyingkatan kenyataan yang kompleks kedalam suatu pernyataan yang sederhana, sesuatu yang bisa dikontrol, dimodifikasi, dikembangkan dan dimatangkan setiap saat.
Logo sebagai media komunikasi visual menggambarkan identitas diri suatu institusi. Logo mengandung nilai-nilai filosofis yang menunjukan jatidiri institusi. Di dalamnya terkandung ruh sekaligus semangat yang merupakan ejawantahan visi dan misi institusi. Jelas bahwa logo harus tampil kuat dalam berbagai media. Kekuatan logo dapat dibangun melalui konsistensi yang dibangun secara sadar dalam berbagai event.(http://is.uad.ac.id/blog/news/apakah-logo-uad-anda-sudah-benar/).
Logo terus berkembang sampai ditemukannya program komputer yang berkosentrasi pada logo, yaitu sekitar tahun 1960an. Logo saat itu berdiri sebagai alat untuk menyederhanakan hal-hal yang rumit. Fungsi logo sebagai alat penyederhana ini dikemukakan oleh penemu logo seorang ahli matematika berkebangsaan swiss, bernama Seymour Papert.
In the mid of 1960s Seymour Papert, a mathematician who had been working with Piaget in Geneva, came to the United States where he co-founded the MIT Artificial Intelligence Laboratory with Marvin Minsky. Papert worked with the team from Bolt, Beranek and Newman, Ied by Wallace Feurzeig, that created the first version of logo in 1967”.(http://el.media.mit.edu/Logo-foundation/logo/Index.html).
Mempelajari logo itu adalah bagian dari mempelajari ilmu matematika, musik, robot, dan telekomunikasi, termasuk didalamnya ilmu bahasa dan tidak ketinggalan filsafat ilmu. “For most people, learning logo is not and end in itself, and programming is always about something. Logo programming activities are in mathematics, language, music, robotics, telecommunications, and science. It used to develop simulations, and to create multimedia presentations. Logo is designed to have a ‘low threshold and no ceiling’. It is accessible to novices, including young children, and also supports complex explorations and sophisticated projects by experienced users.” (http://el.media.mit.edu/ Logo-foundation/logo/Index.html).
Dari tinjauan-tinjauan teori tersebut, dapat disimpulkan bahwa logo merupakan suatu bentuk simbol yang mewakili suatu identitas dari sebuah institusi yang bersifat arbitrer. Lalu, apa makna di balik logo Facebook? Mari kita bahas satu per satu.
1.       Persegi  berwarna biru
Persegi merupakan sebuah bentuk yang menggambarkan keseimbangan karena setiap sisi dari persegi pasti memiliki ukuran yang sama. Pengguna Facebook diharapkan dapat memiliki kehidupan yang seimbang yang maksudnya ialah jangan sampai penggunanya tidak bijak dalam menggunakan jejaring sosial ini hingga ‘tenggelam’ dalam dunia maya dan lupa akan dunia nyata. Fitur yang ditawarkan Facebook banyak sekali yang menarik. Selain kita bisa menemukan teman yang telah kita kenal, entah yang masih sering berinteraksi dengan kita ataupun yang sudah lama tidak bersua dengan kita, kita juga dapat mencari teman baru ataupun kita juga dapat mencari pasangan lewat Facebook. Namun, terkadang hal-hal tersebut dapat merugikan diri kita, semisal kita mencari pasangan lewat facebook, kita lihat fotonya terlihat wajah yang menawan. Namun, ketika kita lihat wajahnya di dunia nyata, ternyata wajahnya tidak sesuai dengan foto yang ia pasang di facebook dan akhirnya merugikan diri kita. Mungkin pencipta Facebook berharap, janganlah terus berpaku dengan apa yang ada di dunia maya, dan dunia nyata tetaplah dunia yang seharusnya benar-benar kita jalani. Kasus lain yang menyebabkan pengguna facebook tidak dapat menyeimbangkan kehidupannya di dunia maya dan dunia nyata ialah ketika sang pengguna lebih asik bermain game di facebook dibanding mengerjakan pekerjaan di dunia nyata. Memang banyak game yang disediakan di facebook seperti permainan kartu, permainan petualangan, permainan menciptakan sebuah kawasan impian dan lain-lain yang memang sangat menarik untuk dimainkan bagi para penggunanya, namun jangan sampai karena permainan-permainan tersebut, kita rela untuk menghabiskan banyak waktu bahkan uang hanya untuk bermain game yang sejatinya hanya untuk memuaskan hati untuk sementara saja. Sekali lagi, kehidupan nyata adalah yang utama, dan jadikan Facebook hanya sebagai selingan utnuk membuat hidup lebih seimbang.

Warna biru merupakan wujud dari ketenangan, seperti warna langit dan air yang bila kita tatap dapat menciptakan ketenangan hati. Mungkin saja, sang pencipta facebook berharap jejaring sosial ini dapat berguna untuk membuat penggunanya memiliki hati yang tenang karena bisa berinteraksi dengan banyak orang, walaupun pada kenyataannya sekarang facebook seringkali disalah gunakan untuk mengirim ujaran kebencian, berita bohong dan lain-lain yang malah dapat menimbulkan keresahan dalam hati para penggunanya. 

2.       Huruf F
Dalam logo facebook, yang paling mencolok di dalamnya ialah huruf f yang ada di dalam kotak. F yang merupakan huruf pertama dari kata Facebook adalah sebuah keutamaan yang ditonjolkan oleh jejarig sosial ini. Huruf f ini bisa juga diartikan sebagai "friendship" karena Facebook memang dirancang untuk mempererat hubungan pertemanan orang-orang. Huruf f juga bisa artikan sebagai "fun", karena Facebook dapat memberikan rasa senang lewat fitur-fiturnya yang menarik.
Kurang lebih seperti itulah penjelasan mengenai makna simbol di balik logo Facebook. Semoga bermanfaat!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SEMIOTIKA MAKNA PADA LIRIK LAGU MANUSIA KUAT – TULUS

DESKRIPSI WARNA PADA IKON LAYANAN ON-DEMAND GO-RIDE, GO-CAR, GO-FOOD PADA APLIKASI GO-JEK

Ikon, Indeks, dan Simbol Dalam Lambang Centang: Kajian Semiotika